Menu Tutup

15 Tips Memeriksa Kondisi Mesin Mobil Bekas

Mobil sudah menjadi salah satu transportasi penting sekarang ini sehingga banyak orang yang berusaha untuk memiliki sebuah mobil baik itu dalam kondisi baru atau bekas. Namun masalah yang sering terjadi ketika membeli mobil dalam kondisi second atau bekas, banyak orang yang terkecoh karena hanya melihat bagian bodi yang mulus tanpa cacat, bau yang harum dan cat yang masih mengkilap. Namun sebenarnya, ada berbagai bagian mobil lain yang sangat penting untuk anda periksa khsususnya pada bagian mesin sebelum anda terlanjur mengeluarkan uang yang cukup banyak ketika membeli mobil bekas tersebut. Beberapa tips memeriksa kondisi mobil bekas ini harus anda baca agar anda tidak terkecoh dan menyesal di kemudian hari.

1. Periksa Bagian Fisik Mesin

Tips pertama untuk memeriksa kondisi mesin mobil bekas adalah memeriksa fisik dari mesin mobil tersebut. Buka kap mesin mobil dan amati apakah mesin dalam kondisi yang terawat atau tidak.

Perhatikan juga bagian baut dan mur di mesin mobil dan pastikan tidak ada yang cacat. Amati satu per satu bagian komponen di mesin mobil dan pastikan tidak ada rembesan oli atau cairan lainnya yang terlihat.

2. Periksa Tali Kipas

Langkah kedua yang bisa anda lakukan ketika memeriksa mesin mobil bekas sebelum membeli adalah bagian tali kipas. Dalam kondisi yang normal, tali kipas mobil akan terasa kendur saat digoyangkan. Jika tali kipas tersebut sudah terasa keras, maka kemungkinan mobil sudah digunakan terlalu sering atau digunakan untuk perjalanan jauh.

3. Periksa Radiator

Untuk pemeriksaan radiator mobil, anda bisa membuka tutup serta reservoirnya kemudian perhatikan apakah kondisinya masih jernih atau sudah keruh. Periksa juga washer wiper, penampung oli power steering serta bagia selang selangnya. Selang harus diperiksa apakah masih dalam kondisi yang bagus yakni masih terasa empuk.

4. Periksa Oli

Untuk memeriksa oli mobil, anda bisa mencabut dipstick kemudia pegang oli yang ada di bagian ujung dipstick tersebut. Jika oli masih dalam kondisi bagus, maka teksturnya masih encer, tidak lengket, tidak pekat dan tidak tercium bau seperti terbakar atau gosong pada oli.

5. Periksa Aki

Cara memeriksa mesin mobil bekas selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah memeriksa aki kendaraan dengan cara melihat tanggal aki. Ini sangat penting karena aki yang masih terawat untuk alternatornya juga akan berjalan dengan baik. Selain itu, periksa juga terminal aki, kotak sekring mesin, kabel busi dan juga kabel. Pemeriksaan kabel busi juga harus anda lakukan dimana dalam kondisi normal, kabel busi akan terasa tidak kaku.

6. Periksa Bagian Bawah Mobil

Untuk memastikan jika tidak ada bagian mobil yang berkarat, anda bisa memeriksa bagian bawah mobil anda. Perhatikan apakah bagian bawah mobil ada bercak bercak hitam di saluran pembuangan gas. Selain itu, pastikan juga tidak ada tetesan oli dari bagian bawah mobil tersebut.

Jika terdapat bercak hitam di saluran pembuangan gas, maka ini menandakan terjadi kebocoran pada bagian dalamnya dan sebaiknya jangan membeli mobil bekas yang memiliki kondisi ini.

7. Hidupkan Mesin dan Periksa Komponen Mobil

Anda juga harus memeriksa mobil dengan cara menghidupkan mesin mobil tersebut sesudah selesai memeriksa fisik mesin. Mobil yang terawat dengan baik, maka ketika dinyalakan akan langsung menyala dan tidak tersendat meski dalam kondisi dingin.

Sesudah itu, nyalakan semua komponen di dalam mobil dari mulai AC hingga lampu. Anda juga bisa memeriksa indikator pada bagian dashboard mobil untuk memastikan semuanya masih bisa berfungsi dengan baik atau tidak. Selain itu, perhatikan juga suara mesin apakah terdengar suara seperti gesekan logam atau tidak.

8. Periksa Komponen yang Memakai Listrik

Langkah pemeriksaan mobil bekas selanjutnya adalah memeriksa semua komponen mobil yang memakai listrik seperti power mirror, power window, power rectangle, wiper dan beberapa komponen lainnya. Pastikan semua komponen tersebut bisa bekerja dengan normal dan sesuai dengan fungsinya.

10. Lihat Takaran Oli Mesin

Untuk memeriksa volume oli pada mesin bisa dilihat dari ketersediaan oli. Ini bisa dilakukan dengan cara menarik tuas cek ketersediaan oli mesin sekaligus untuk mengetahui kekentalan oli. Jika memang volume oli tetap pada garis, maka bisa dipastikan jika oli pada mesin tidak berkurang karena gesekan yang terjadi di dalam mesin serta tidak terjadi kebocoran atau rembesan oli pada bagian mesin yang menyebabkan jumlah oli berkurang.

11. Perhatikan Dinding dan Bagian Bawah Mesin

Umumnya mobil bekas yang sudah berusia 5 tahun ke atas akan rentan terhadap kebocoran atau rembesan oli pada mesin. Jika memang anda berniat untuk membeli mobil bekas, maka dinding dan bagian bawah mesin juga harus diperiksa.

Umumnya, ini terjadi pada packing silinder dimana sering terjadi kebocoran. Untuk bagian bawah mesin sering terjadi rembesan karena oli yang disebabkan parkir karter pada mesin sudah mulai aus.

12. Pastikan Air Radiator Tidak Menyemprot Ketika Dibuka

Untuk mendapatkan mesin mobil terbaik dan mengetahui apakah pendingin mesin mobil atau radiator masih normal bisa anda lakukan dengan cara membuka tutup atas radiator ketika mobil sedang menyala. Jika air tidak menyemprot dengan keras ke atas ketika dibuka, maka bisa dipastikan jika radiator masih dalam kondisi yang baik dan normal. Namun ketika tutup dibuka air keluar dengan keras, maka sudah bisa dipastikan jika terjadi penyumbatan pada radiator atau saluran air di dalam mesin mobil.

Ini bisa terjadi akibat kerak yang menyumbat pada bagian tersebut dan akan menyebabkan temperatur mesin mobil semakin cepat panas. Nantunya, asap hitam, putih pekat dan mengeluarkan air pada ujung knalpot akan terjadi.

13. Periksa Hasil Pembakaran Knalpot

Tips memeriksa mesin mobil bekas selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah memeriksa hasil pembakaran knalpot. Jika asap pembuangan tidak mengeluarkan asap hitam atau putih yang pekat, maka mobil tersebut masih bisa dikatakan normal. Sedangkan jika anda melihat ada air yang keluar di bagian ujung knalpot, maka anda juga tidak perlu panik sebab ini terjadi karena cuaca dingin di malam hari akibat uap air di knalpot terkondensasi pada malam hari dan akan terdorong keluar ketika dinyalakan.

14. Dengarkan Suara Mesin

Mendengarkan suara mesin secara langsung juga harus anda perhatikan. Jika mobil tidak menimbulkan suara yang berisik atau gemericik ketika dinyalakan, maka kerusakan yang terjadi di dalam mesin kecil kemungkinannya terjadi.

Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa menyebabkan mesin mobil berbunyi seperti rantai keteng mobil yang kendor, stang seher yang mulai melemah dan juga klep yang harus di stel ulang. Selain itu, seher atau piston yang sudah baret karena pelumas oli dan setelan coil yang tidak pas juga bisa menyebabkan timbulnya suara pada mesin dan juga menimbulkan getara.

15. Periksa Ban

Pastikan anda juga memeriksa semua ban apakah ada aus sebelah yang menandakan ban tidak lurus. Ban yang tidak lurus tersebut bisa terjadi karena komponen suspensi atau setir yang sudah aus, banyak lubang pada jalan atau terjadi kerusakan pada rangka. Periksa juga ban cadangan dan bandingkan permukaannya dengan ban ban lain jika memang jenisnya sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *