Menu Tutup

Dampak Buruk Cuci Kolong Mobil Dengan Steam

Mencuci mobil memang sudah menjadi rutinitas sehari hari untuk menjaga kondisi eksterior dan interior mobil selalu bersih dan nyaman untuk digunakan. Namun, ternyata mencuci mobil tidak boleh asal dilakukan khususnya pada area kolong mobil. Jika bagian kolong mobil terlalu sering dicuci, maka bisa menyebabkan bagian kolong mobil tersebut keropos. Ini disebabkan karena air bisa mengendap di bagian kolong mobil yang semakin lama bisa membuat beberapa bagian kolong mobil anda jadi keropos. Lalu, apa saja sebenarnya dampak burruk cuci kolong mobil dengan steam?, berikut penjelasannya untuk anda.

1. Tekanan Air Steam Bisa Merusak

Air yang disemprotkan lewat mesin steam memiliki tekanan yang besar. Sedangkan pada bagian kolong mobil terdapat beberapa komponen termasuk kabel dan bagian elektronik lainnya. Air yang disemprotkan pada bagian kolong mobil terlalu sering bisa menyebabkan beberapa komponen mobil anda menjadi rusak.

Meski masih diperbolehkan, namun sebaiknya perhatikan dengan baik agar tekanan dari air tidak sampai merusak bagian kolong mobil anda. Namun, akan lebih baik jika anda tidak terlalu sering mencuci bagian kolong mobil dan cukup satu kali dalam sebulan untuk mencegah masalah yang bisa terjadi akibat tekanan air yang terlalu besar.

2. Menyebabkan Mobil Keropos

Tidak hanya bisa menyebabkan bagian kolong mobil semakin lama semakin keropos, namun terlalu mencuci bagian kolong mobil dengan steam juga bisa berdampak buruk yakni terjadinya aurs pendek pada sistem kelistrikan mobil anda.

3. Penyebab Mesin Mogok

Bagian kolong mobil yang terlalu sering dicuci juga bisa menyebabkan mesin mobil anda mogok. Ini terjadi akibat tekanan air yang terlalu tinggi masuk ke dalam bagian penting dari mesin mobil seperti karburator yang memang sangat berpengaruh pada mesin mobil.

Jika hal ini sudah terjadi, maka anda harus menyiapkan dana khusus untuk memperbaiki mesin mobil yang mogok tersebut.

4. Mengganggu Sistem Kaki dan Suspensi

Bagian lain dari mobil yang bisa terganggu akibat terlalu sering mencuci kolong mobil adalah sistem kaki kaki mobil dan suspensi. Air bertekanan tinggi yang disemprotkan bisa menyebabkan pelumas pada bagian tersebut hilang. Hal ini nantinya bisa berakibat mobil kurang nyaman ketika dikendarai.

5. Melemahkan Komponen Suspensi

Saat mobil sedang menggantung di atas hidrolik, maka spooring bisa berubah. Ketika anda terlalu sering mencuci mobil dengan steam hidrolik, maka tidak hanya spooring yang akan berubah, namun suspensi depan mobil anda bisa terkunci.

Komponen yang Harus Diperiksa Ketika Cuci Kolong Mobil

Ketika anda ingin mencuci bagian kolong mobil, maka ada beberaoa komponen penting yang harus anda periksa paling utama, seperti:

1. As Roda

Komponen as roda terutama mobil berpenggerak roda depan harus sangat diperhatikan ketika anda cuci kolong mobil. Butiran tanah dan juga kotoran lain yang menempel dapat merusak karet pelindung sambungan as roda. Jika ini tidak dibersihkan, maka pelumas pada joint kopel akan terbuang dan semakin mudah rusak.

2. Lantai Pelindung

Agar mesin bisa terhindar dari cipratan air tanah dan juga kotoran lainnya, maka beberapa produsen mobil akan melindungi bagian tersebut dengan lantai. Umumnya, pelindung tersebut dipasang dengan klep karet atau mur dan anda harus memastikan jika tidak ada yang terlepas pada saat anda sedang mencuci kolong mobil karena bisa saja lantai pelindung tersebut menjadi kendur.

3. Steering Rack

Kotoran yang menumpuk di karet boot pelindung sistem kemudi rack dan juga pinion bisa menyebabkan oli power steering menjadi bocor. Untuk itu, pastikan tidak ada rembesan oli sehingga sistem kemudia bisa tetap berfungsi dengan normal dan lakukan pemeriksaan tersebut ketika anda sedang mencuci kolong mobil baik sendiri atau pada tempat pencucian mobil.

4. Kondensor AC

Kondensor AC menjadi bagian yang sangat mudah kotor karena posisinya yang memang cukup rendah. Cipratan kotoran di jalan sering akan menumpuk dan menghalangi kisi kisi radiator dan otomatis pelepasan panas AC serta mesin juga akan terganggu. Supaya komponen tidak cepat rusak, maka sebaiknya periksa kondensor AC tersebut ketika anda sedang mencuci bagian kolong mobil.

5. Suspensi

Hal berikutnya yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah komponen suspensi yang juga sensitif terhadap kotoran. Perhatikan dengan baik bagian yang bergerak dan jia kotor maka akan muncul suara seperti berdecit. Jangan hanya dibiarkan sebab ini bisa merusak sil karet dan menjadi bagian yang penting untuk diperiksa ketika anda sedang cuci kolong mobil.

6. Bumper Bagian Dalam

Bumper bagian dalam juga harus teratur dibersihkan karena bisa tertutup dengan kotoran, pasir atau sampai yang bisa menyebabkan terjadinya korosi. Jika memang kotoran sulit diangkat dengan tangan, maka anda cukup menyemprotkan air yang sudah dicampur dengan shampo mobil pada sela sela area tersebut dan gunakan sikat yang halus supaya bisa dibersihkan hingga maksimal. Untuk menghindari terjadinya konsleting, lindungi sistem kelistrikan dengan plastik atau bahan lain yang tahan terhadap air.

7. Sepatbor

Bagian kendaraan ini terletak berdekatan dengan ban yang juga rentan terhadap kotoran khususnya ketika mobil baru saja melewati genangan. Untuk itu ketika anda mencuci kolong mobil, pastikan bagian ini dibersihkan dari kotoran dan juga sampai yang tersembunyi.

8. Link Stabilizer

Link stabilizer merupakan komponen yang umumnya terpasang pada kendaraan jenis SV. Bagian ini juga harus tetap dijaga kebersihannya supaya tidak mudah berkarat sehingga harus diperhatikan ketika anda mencuci bagian kolong mobil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *